Kabus udara, desir angin
bermain jentik
pada memulit
nan halus,
sebatan salju itu.
Ramah puntung-puntung
sang manusia
bermata biru, blondekulit putih
kemerahan bergebu
menyentuh pipi.
Senyum, dan senyum
bersambut
hello, sapa suara itu
masakan tidak, mencapai
igauan semalam
jatuh cintakah aku?
Dan di sini,
berputik cinta sepi,
yang beku
bahkan kaku
di bumi kelahiran;
beda, cinta berontak
menagih maghfirah
di bumi asing ini.
Kay
13 September 2006
Loughborough, UK
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment