Pages

Labels

Sunday, August 20, 2006

Demi Yang Mengukir Sejagat

Demi yang mencoretkan ajal
menghujankan manik-manik ujian
yang berhambur di jalan-jalan derita
mengusik iman-iman manusia
pada gugupan rahsia kepayahan
pada ngauman hikmah kenikmatan
bahkan minda-minda insan itu
alpa, menunggang kuda-kuda maksiat
demi suara-suara politikus
demi kata-kata barisan artis
demi suapan sang dunia.

Mandala pembangunan mencakar langit
lahir picis-picis penghambat Ilah
menyusur jejak al-Bana
dalam sepi dunia-dunia berpesta
mencipta zuriat-zuriat pendusta
dari galakan sifat godaan, sifat al-Wahn
terlihat garisan kebanggaan, yang bersiul gah
tercipta anak-anak jumud
kejarkan tekno-tekno barat, konon
kecanggihan itu memajukan
sedang ia rencam mengelirukan
mengagihkan budaya dan agama.

Pada kuasa yang menjaga dunia
kekeringan hujan-hujan zikir-Mu
meratakan gunung-gunung tua ciptaan-Mu
agar keindahan sahara berlumba
yang di temukan tubuh-tubuh nista
empunya sang manusia-manusia
di lilit mentari dunia, yang sejengkal cuma
yang sikit dosa di mudahkan, di awalkan
yang melangit dosa di jauhkan, menanti
tika peluh-peluh membajiri diri
tubuh kekeringan, dahagakan cinta dari-Nya
teguklah air-air peluh kotor itu
demi yang menjatuhkan hukum
demi yang mengadili insan-insan
demi yang menguasai dunia.

Kay
Loughborough, UK
19 Ogos 2006

1 comment:

aku said...

kembali kepada fitrah
menerima kekurangan dalam persaudaraan
menerima kelebihan dibatasi iman

lalu...

kita pasti akan sedar
suatu masa kita akan dikembalikan
dari suatu kehidupan
kepada suatu kehidupan yang lain
kekal selamanya

 

Blogger news

Blogroll