Pages

Labels

Monday, May 01, 2006

Terangkan Malap

Pagi nan subuh, belum cukup
Sayap malaikat berpaut ganda
Mencari mujahid, sujud menggendung hajat
Si mujahidah sepi mengadu leka
Tuhan, Pendengar setia pada bibit kata
Merindu pada rintihan hambaNya
Alunan takbir, bertandang dalam kelam
Sungguh, tenang itu mencuri sunyi
Tiada rusuh, damai mencorak
Tidak nampak tautannya, cinta Esa berlapang di dada

Bintang segan melabuh kelipan
Bulan sanggup menyumbang cahaya
Menyambar rusuk derita insan malam
Yang terus sujud bermunajat
menadah tangan menggamit redha dariNya
Tangis itu insaf, taubat dari noda
yang di basahi dosa tiada henti
yang terus leka mengejar mati
Bangkit tubuh mencari kekuatan
Biar terasa payah, mendongak kalimahNya
Ayuhlah, ayuh terangi si malam gelap
Menanti hujan zikir dari hamba

Segar makhluk bermata bulat
Tegar mencari rezeki dalam malap
Tasbih masih berpiciran merata
Tidak alpa, tidak lupa pada Pencipta
Berpeleseran di gantung nasib
Nasib yang indah, bertemankan syukur
Kerna istimewa bertempat di sisinya
Yang di kurniakan, yang di ciptakan
Maha Sempurna lagi Maha Mengetahui
Anugerahnya tersembunyi, mencari
bunga kasturi yang asli, atau betah dari pencuri.

Kay @ 1 May 06 - 1.40 am

No comments:

 

Blogger news

Blogroll